Mengenal Hamil Anggur Lebih Dalam

1072 views

Ketika terjadi kehamilan pada calon ibu, ini merupakan pertanda hadirnya sang buah hati yang sudah mulai tumbuh dan berkembang di dalam rahim. Akan tetapi, ternyata tidak semua kehamilan bisa berjalan dengan sukses hingga lahirnya sang bayi ke dunia. Dalam kondisi tertentu kehamilan yang terjadi bisa mengalami gangguan dalam proses kehamilan dan akhirnya gugur. Apabila hasil pembuahan berhasil jadi janin dan akhirnya gugur, makan tindakan medis yang dilakukan oleh tim dokter yaitu dengan menjalani prosedur kuretase atau memberikan obat agar rahim bersih dari janinnya yang telah gugur tersebut.hamil anggur

Untuk kasus molahidatidosa atau secara umum disebut dengan istilah hamil anggur, proses terjadinya kehamilan mengalami hal yang cukup beda dengan kehamilan pada umumnya di mana hasil pembuahan gagal terbentuk namun berubah jadi gelembung-gelembung yang berbentuk  menyerupai buah anggur di dalam rahim.

Sebenarnya apa sih hamil anggur dan bagaimana faktanya?, mari kita simak bersama alamiilmiah.com

Dengan berjalannya kemajuan teknologi saat ini, untuk melakukan pemeriksaan kehamilan bisa melalui alat-alat modern seperti USG. Jadi sekarang, kejadian hamil anggur sudah mulai jarang terjadi . Sebab dengan alat USG, dokter dapat segera mengetahui jika terdapat gangguan pertumbuhan janin.

Misalnya untuk kehamilan dengan blighted ovum atau kondisi kantung kehamilan yang tetap kosong dan tak berisi janin. Akan tetapi , masih bisa juga ditemukan beberapa kasus hamil anggur yang terjadi. Biasanya merupakan kiriman dari daerah karena adanya keterlambatan diagnosa dan kurangnya pengetahuan dari masyarakat mengenai tanda maupun gejala hamil anggur.

Apa itu hamil anggur dan kenapa terjadi?

Hamil anggur yaitu suatu bentuk tumor jinak dari sel- sel trofoblas, yaitu bagian tepi sel telur yang akan terbentuk menjadi ari-ari janin. Dari hasil pembuahan yang gagal ini, kemudian membentuk gelembung-gelembung yang mirip gerombolan buah anggur. Tumbuhnya gelembung  ini makin hari akan semakin banyak sehingga bisa berkembang dengan cepat. Kondisi ini bisa membuat perut ibu hamil yang mengalami Molahidatidosa tampak lebih cepat besar.

Jika dilakukan pemeriksaan di laborator, maka akan ditemukan kadar HCG (dengan pemeriksaan GM titrasi)  atau bisa diketahui melalui hasil laboratorium beta sub unit HGG pada ibu hamil  tinggi.

Pemeriksaan USG pada kandungan dapat terlihat keadaan kehamilan yang kosong tanpa terlihat janin dan mirip  gambaran seperti badai salju atau dalam bahasa medis di sebut dengan istilah” Snow storm”.

Kondisi hamil anggur atau molahidatidosa hanya akan terjadi pada wanita yang sudah pernah melakukan hubungan. Jadi anggapan bahwa hamil anggur bisa terjadi begitu saja tanpa ada hubungan sangat tidak benar.

Seberapa sering kasus hamil anggur ini?

Menurut berbagai sumber diungkapkan bahwa kasus terjadinya hamil anggur pada wanita Asia yaitu satu dari 80 hingga 120 kehamilan. Tapi , jika deteksi dini semakin cepat pada kehamilan yang bermasalah pada trimester pertama dengan melakukan pemeriksaan USG,  maka bisa diketahui  kehamilan yang kosong sehingga tidak sampai terjadi kasus hamil anggur.

Apa penyebab hamil anggur?

Hingga saat ini, faktor yang menyebabkan hamil anggur ini masih belum bisa diketahui dengan pasti. Namun seringkali ditemukan pada lapisan masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi yang masih rendah, mengalami kurang gizi, wanita yang sering hamil dan adanya gangguan peredaran darah dalam rahim.

Apa gejala yang perlu diketahui agar dapat waspada  terhadap hamil anggur?

1. Biasanya tanda kehamilan test urine positif  hamil. Namun ibu mengeluh mengalami bercak perdarahan yang terjadi berulang-ulang atau bisa mengakibatkan menurunnya kadar sel darah merah pada Ibu hamil.

2. Wanita hamil yang mengalami hamil anggur juga merasa mual dan muntah yang cukup parah bahkan hingga mengalami  keracunan kehamilan.

3. Terjadinya mual muntah ini dikarenakan tingginya hormon HCG  di dalam tubuh ibu hamil.

4. Kondisi perut akan semakin besar tapi tidak merasakan gerakan-gerakan janin di dalam kandungan. Besarnya perut ibu hamil pada kehamilan anggur lebihi besar dari perut usia hamil semestinya.

5. Pada kondisi lanjut, gelembung akibat hamil anggur bisa ikut keluar dengan keluarnya darah yang berasal dari rahim.

Akan tetapi, hanya demikian memperhatikan gejala gejala di atas saja tidak cukup. Sebab pada kehamilan dengan kembar, kasus keguguran, dan akibat penyakit keganasan pada ari ari, juga bisa menunjukkan salah satu atau beberapa dari tanda yang terjadi di atas. Jika ibu hamil menemui atau merasakan salah satu tanda tersebut sebaiknya jangan langsung merasa cemas. Lebih baik periksakan dahulu pada dokter atau bidan. Sebab kondisi ini belum tentu kejadian hamil anggur.

Bagaimana cara mengatasi hamil anggur?

Kuretase merupakan pilihan untuk membersihkan rahim dari adanya gelembung-gelembung hamil anggur tersebut. Kuretase dapat dilakukan berulang hingga beberapa kali tergantung kondisi hamil anggur yang terjadi. Dokter akan terus memeriksa kadar HCG dalam tubuh ibu yang mengalami hamil anggur dan memastikan bahwa kondisinya sudah benar-benar bersih.

Untuk kasus  yang dianggap bahaya bagi kesehatan sang ibu, dapat juga dilakukan prosedur pengangkatan rahim. Akan tetapi keputusan ini juga harus mempertimbangkan faktor usia dari si ibu dan jumlah anak yang sudah dimiliki. Tindakan pengangkatan rahim ini masih sangat jarang dilakukan.

Apakah obat-obatan untuk kasus hamil anggur ini ?

Dari berbagai literatur dinyatakan bila pemantauan sulit dari jangkauan tenaga kesehatan beberapa ibu hamil dengan kasus kehamilan anggur ini ada juga yang mendapat terapi pengobatan dengan pil setelah melakukan kuretase. Namun begitu, pada wanita hamil dengan kondisi molahidatidosa sebaiknya teratur melakukan kontrol sehingga tidak berkembang jadi penyakit kanker atau sel sel  berubah jadi ganas. Ada beberapa efeksamping yang bisa terjadi akibat pemberian obat minum ini misalnya sariawan, mual, kulit kemerahan muntah, diare juga rambut rontok, dan lainnya. Maka dari itu, sangat penting agar melakukan kontrol teratur setelah terjadinya hamil anggur.

Apakah bisa sembuh total setelah hamil anggur?

Jika tindakan medis dan pengobatan yang dilakukan secara cepat dan tepat, maka wanita yang mengalami kehamilan anggur dapat hamil kembali. Namun kontrol rutin masih tetap harus dijalani sesuai prosedur dari dokter. Jika saat dilakukan pemeriksaan kadar HCG dalam darah hingga 3 kali berturut-turut sudah negatif,  maka ibu boleh pulang dengan diberi konseling agar menunda kehamilan sementara.

Kapan setelah mengalami kuretase bisa hamil lagi ?

Rencana untuk hamil berikutnya bisa dilakukan setelah satu tahun untuk pasangan yang masih belum punya anak dan 2 tahun bagi mereka yang sudah punya anak.

Karena kasus hamil dengan molahidatidosa/hamil anggur ini cukup beresiko bagi keselamatan, maka setiap perempuan yang sedang hamil harus memeriksakan kehamilannya sejak dini dengan teratur, Konsumsi makanan bergizi sehat dan seimbang juga sangat penting. Perlu juga mengatur jarak kehamilan serta menjaga tubuh agar tetap sehat selama hamil.

Tags: #ciri-ciri hamil anggur #gejala hamil anggur #penyebab hamil anggur #proses terjadinya hamil anggur

Leave a reply "Mengenal Hamil Anggur Lebih Dalam"