Inilah bahaya pewarna makanan buatan

Saat ini, pewarna makanan bukan lagi hal yang baru bagi masyarakat. Bahkan sudah dari dulu manusia menggunakan zat-zat tertentu agar bisa memberikan warna yang berbeda pada makanan. Salah satu tujuannya adalah untuk menggugah selera konsumen dengan warna-warna yang menarik, sehingga mereka tertarik untuk membelinya.

Di dalam proses pembuatannya, pewarna yang bersifat alami masih sering digunakan dalam sintetis pewarna buatan. Namun karena adanya sejumlah proses kimia, maka pewarna buatan ini memiliki warna yang lebih mencolok dan juga menarik jika dibandingkan dengan pewarna yang alami.

Selain memiliki warna yang menarik, pewarna buatan juga memiliki keunggulan lain yaitu jangka waktu kadaluarsa yang lebih lama serta biaya untuk memproduksinya yang lebih murah jika dibandingkan dengan pewarna alami.

Namun terlepas dari keunggulannya tersebut, pewarna makanan buatan ini memiliki banyak bahaya, utamanya bagi kondisi tubuh orang yang mengonsumsinya. Berikut ini kami uraikan bahaya yang ditimbulkan dari pewarna buatan atau sintesis.

Menyebabkan Kanker

Menyebabkan Kanker

Sebuah penelitian terhadap pewarna makanan sintesis dilakukan pada seekor tikus yang memiliki anatomi tubuh mendekati manusia. Penelitian ini membuktikan bahwa pewarna makanan buatan yang biasa digunakan dalam membuat permen, es krim, dan minuman yang disebut dengan blue 1, memiliki resiko menyebabkan kanker pada tikus tersebut. Hal ini ditemukan pula pada pewarna jenis blue 2 yang ternyata meningkatkan resiko kanker otak pada tikus jantan.

Gangguan Pada Ginjal

Jenis pewarna sintesis yang dikenal dengan istilah yellow 6 ternyata memiliki kaitan terhadap munculnya tumor pada ginjal dan juga tumor pada kelenjar adrenal. Selain itu, yellow 6 juga mengandung senyawa karsinogen dalam jumlah yang sedikit.

Menyebabkan Hiperaktivitas

Bahaya pewarna makanan buatan selanjutnya adalah memicu terjadinya hiperaktivitas pada anak-anak. Hal ini bisa ditemukan pada jenis red 40 yang menyebabkan sikap anak berubah menjadi agresif, gelisah, gugup, dan tidak memiliki kemampuan untuk fokus. Penelitian lain juga mengungkapkan bahwa pewarna sintetis bisa memperburuk kondisi dari anak-anak yang menderita gejala ADD dan ADHD.

Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Melemahkan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian dari University of California membuktikan bahwa orang yang terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung pewarna buatan mengalami pelemahan pada sistem kekebalan tubuhnya. Studi tersebut menyimpulkan bahwa tingkat penurunan sistem imun seseorang sangat tergantung pada seberapa banyak dosis pewarna makanan yang dikonsumsi.

Kemandulan Pada Pria

Selain berpotensi menyebabkan kanker, pewarna jenis blue 1 dan 2 ternyata bisa juga menyebabkan kemandulan pada pria. Hal ini akan semakin diperparah jika pria tersebut merokok dan mengonsumsi alkohol serta memiliki pola hidup yang tidak sehat.

Komplikasi

Sejumlah gejala yang bisa saja muncul secara bersamaan akibat konsumsi makanan yang mengandung pewarna buatan adalah reaksi alergi, migren, serangan asma, pandangan kabur, rasa cemas, dan sejumlah masalah pada perilaku.

Makanan yang memiliki penampilan menarik dengan beraneka ragam warna memang akan menggugah selera kita, utamanya pada anak-anak. Selain itu, rasa dari makanan seperti ini memang nikmat, sehingga membuat kita selalu ketagihan. Meski demikian, jangan menjadikan hal ini sebagai alasan Anda untuk tetap mengonsumsi makanan yang menggunakan pewarna buatan.

Nah, dengan mengetahui sejumlah bahaya pewarna makanan buatan dan sebagai langkah antisipasi, sebaiknya biasakan diri Anda untuk menghindari makanan yang memiliki warna cerah dan mencolok. Sementara untuk para ibu, sebaiknya utamakan untuk menggunakan pewarna alami pada makanan anak-anak Anda. Semoga bermanfaat.

4 Cara Agar Kuku Putih dan Bersih Secara Alami

Kuku Putih dan Bersih Secara Alami

Cara agar kuku putih bersih dan mengkilap sebenarnya bukan hal yang sulit. Dengan perawatan secara alami, Anda pun bisa memiliki kuku yang indah dan cantik. Dengan kuku yang indah, maka rasa percaya diri akan lebih baik ketika tampil di hadapan umum.

Tak perlu menggunakan cat kuku atau bahan pewarna kuku untuk memiliki tampilan kuku yang indah. Asalkan bersih dan terawat, maka kuku cantik yang Anda miliki juga bisa lebih baik. Bahkan lebih sehat dibanding jika Anda menggunakan cat kuku yang mengandung bahan kimia. Kandungan bahan kimia pada cat kuku malah akan merusak kesehatan kuku sehingga cepat rapuh dan mudah patah.cara agar kuku putih

Anda bisa memiliki kuku yang putih dengan cara sederhanadari alamiilmiah.com berikut. Tak perlu ribet untuk melakukannya, agar kukubisa tampil lebih putih cukup menggunakan bahan-bahan alami yang ada di sekitarkita. Asalkan dilakukan dengan teratur, perawatan kuku secara tradisional iniakan memberikan efek yang maksimal sehingga kuku tampak sehat dan bersih. Apasaja bahan yang bisa digunakan? Berikut ulasan lengkapnya. Cara agar kuku putih dan bersih

Belimbing wuluh

Belimbing wuluh

Agar kuku bisa bersih dari kotoran dan debu, Anda bisa memanfaatkan belimbing wuluh untuk membersihkannya. Kuku yang putih dan bersih bisa didapatkan jika Anda rutin menggunakan cara ini untuk membersihkan kuku. Belimbing wuluh adalah buah yang memiliki rasa sangat asam dan biasa digunakan dalam masakan. Tapi manfaatnya untuk merawat kuku sangat baik karena dapat menutrisi kuku sehingga lebih kuat dan tidak mudah patah. Caranya, gosokkan belimbing wuluh yang masih segar pada kuku tangan maupun kaki. Lihat hasilnya, kuku akan terlihat lebih putih dan bersih bebas dari kotoran.

Lemon

Selain belimbing wuluh, lemon juga bisa membersihkan dan memutihkan kuku agar tampak cantik mengkilap. Cara merawat kuku agar putih dan bersih dengan menggunakan lemon juga sangat mudah. Cukup iris buah lemon menjadi beberapa bagian. Kemudian gosokkan pada kuku untuk membersihkannya agar kotoran yang menempel pada kuku bisa hilang. Lemon juga dapat menjadikan kuku semakin kuat dan tidak mudah patah bila digunakan secara rutin.

Bawang putih

Bawang putih

Cara agar kuku putih bersih mengkilap secara alami juga bisa dilakukan dengan menggunakan bawang putih. Bumbu dapur penyedap masakan ini memiliki sifat ajaib yang bisa menjadikan kuku lebih kuat dan tidak mudah rapuh. Selain itu, membersihkan kuku tangan dan kaki menggunakan bawang putih juga akan menjadikan kuku lebih mengkilap. Caranya, kupas bawang putih sebelum digunakan. Kemudian potong dan gosokkan pada kuku kaki maupun tangan secara perlahan. Bisa juga dengan menancapkan bawang putih pada kuku selama beberapa saat. Lakukan perawatan ini dengan teratur agar kuku bisa lebih putih dan kuat.

Semangka

Cara membuat kuku putih dan bersih juga bisa dilakukan dengan menggunakan kulit semangka. Kandungan air pada kulit semangka bisa membersihkan kotoran yang terdapat pada kuku secara efektif. Selain itu, nutrisi yang terdapat pada kulit semangka juga akan meresap pada kuku sehingga menjadikan kuku lebih sehat. Jadi, jangan terburu-buru membuang kulit semangka setelah dimakan. Gunakan untuk membersihkan kuku agar lebih putih dan mengkilap.

Sebenarnya, cara perawatan kuku tangan maupun kaki bukanlah hal yang sulit. Asalkan dilakukan dengan teratur, cara agar kuku putih  di atas bisa memberikan hasil yang maksimal.

Cara menjaga fungsi dan kemampuan otak

Secara umum, fungsi dan kemampuan dari otak manusia akan menurun seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini kemudian membuat kita susah berkonsentrasi, mudah lupa, dan susah untuk mengingat. Kondisi tersebut akan semakin diperparah jika kita jarang menggunakan atau mengasah kemampuan dari otak itu sendiri. Menjaga fungi otak dan meningkatkan kemampuannyaCara Menjaga Fungsi dan Kemampuan Otak

Menurunnya fungsi dan kemampuan otak ketika usia sudah menua merupakan hal yang wajar. Meski demikian, bukan berarti bahwa kita bisa membiarkannya begitu saja. Pasalnya, kondisi seperti ini dapat menimbulkan kepikunan yang tentu saja sangat merugikan kehidupan kita. Nah, tips berikut ini akan membantu Anda untuk menjaga serta memperlambat penurunan dari fungsi dan kemampuan otak.

Olahraga Teratur

Olahraga teratur

Selain baik untuk tubuh, olahraga yang rutin dilakukan juga sangat baik bagi kesehatan otak. Cukup dengan berolahraga 2-3 kali seminggu sudah bisa membantu untuk memperlambat penurunan fungsi otak. Olahraga menciptakan peredaran darah yang lancar sehingga aliran oksigen ke otak semakin lancar pula.

Lakukan Hal yang Baru

Saat Anda melakukan hal-hal yang baru, maka otak Anda akan ikut mempelajari sesuatu yang baru pula. Dalam artian lain, kegiatan tersebut akan membuat otak Anda lebih terasah dan juga merangsang sel-sel otak. Mungkin Anda bisa mencoba untuk mempelajari bahasa asing agar kemampuan otak Anda tetap terjaga.

Jauhi Stres

Sebaiknya jauhilah stres karena bisa berdampak negatif terhadap kesehatan otak. Terlalu sering mengalami stres akan membuat otak mengalami penurunan fungsi dengan lebih cepat. Anda mungkin bisa melakukan meditasi agar resiko munculnya stres itu bisa diminimalisir. Meditasi yang dilakukan sekitar 15-30 menit per hari sudah sangat cukup untuk menurunkan resiko terjadinya gangguan daya ingat dan kognitif.

Selain meditasi, Anda bisa juga menekan kemunculan stres ini dengan memperbanyak pikiran yang positif. Pasalnya, orang yang sering berpikir positif umumnya akan memiliki fungsi otak yang lebih baik dibanding dengan mereka yang sering berpikir negatif. Hal ini dikarenakan pikiran yang positif akan mencegah timbulnya rasa cemas, stres, takut, dan hal-hal buruk yang bisa mengganggu kondisi otak.

Sering Menggunakan Otak

Cara menjaga fungsi dan kemampuan otak selanjutnya adalah dengan sering menggunakan otak itu sendiri. Anda bisa mencoba untuk mengingat kembali hal-hal kecil dan detail, misalnya nomor telepon, membaca buku berbahasa asing, atau berhitung tanpa bantuan kalkulator. Selain itu, kurangi tontonan TV, apalagi acara yang membuat Anda malas untuk berpikir. Sebaiknya pilih tayangan TV yang bisa membuat Anda harus menggunakan otak agar bisa mencernanya.

Hindari Multitasking

Hindari multitasking

Multitasking atau melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu tentu akan terlihat sangat luar biasa. Namun sayangnya, hal seperti ini ternyata tidak baik bagi otak. Pasalnya, multitasking akan membuat otak menjadi terbatas dalam hal kreativitas dan potensi yang berarti fungsi dan kemampuan otak akan ikut terhambat. Dibanding dengan melakukan multitasking, ada baiknya jika Anda menyelesaikan pekerjaan satu per satu saja.

Cukup Tidur

Seperti halnya tubuh, otak kita juga membutuhkan waktu istirahat agar bisa tetap terjaga fungsinya. Terlalu memaksakan otak untuk bekerja justru bisa mempercepat penurunan fungsinya. Maka dari itu, pastikan agar Anda memiliki waktu dan kualitas tidur yang cukup agar otak Anda bisa memiliki kondisi yang lebih segar saat menerima atau mengolah sebuah informasi.

Banyak Berinteraksi

Banyak Berinteraksi

Mulai dari sekarang, lebih aktiflah dalam berinteraksi dengan orang-orang di sekitar Anda. Bukan hanya menyenangkan, namun hal ini juga akan membuat sel-sel otak terstimulasi dan lebih aktif. Pasalnya, interaksi akan membuat otak mulai merekam dan merespon segala sesuatu yang terjadi selama proses interaksi tersebut.

Otak adalah bagian yang sangat vital dari manusia, sehingga harus dijaga kondisi dan kesehatannya. Nah, semoga cara menjaga fungsi dan kemampuan otak di atas bisa membantu Anda untuk tetap memiliki daya ingat dan kemampuan berpikir yang baik, sekalipun sudah tergolong tua.

Akibat Gula Darah Rendah dan Gula Darah Tinggi

Akibat dari gula darah rendah atau gula darah tinggi ternyata sama-sama memiliki resiko yang sama bahayanya. Oleh karena itu, kita harus bisa menjaga kadar gula di dalam darah tetap stabil agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Sebab gula darah merupakan bahan bahar bagi tubuh yang diperlukan guna mendukung kerja otak, sistem syaraf maupun jaringan tubuh lainnya.

Gula darah di dalam tubuh dihasilkan oleh makanan yang memiliki kandungan karbohidrat, protein, dan lemak. Kadar gula yang terlalu tinggi maupun terlalu rendah bisa mengganggu kesehatan. Agar kinerja organ-organ di dalam tubuh bisa bekerja dengan baik, kadar gula darah harus dalam keadaan normal.

Kadar gula darah rendah

Dibanding kadar gula darah tinggi, masalah kadar gula rendah lebih mudah diatasi. Ketika tubuh mengalami penurunan kadar gula di dalam darah, ini berarti tubuh mengalami kekurangan asupan gizi, protein, lemak, atau kurang istirahat. Tingkat gula darah di dalam tubuh diatur oleh pankreas. Ketika kadar gula darah menurun, maka pankreas akan mengeluarkan glukagon, yang menargetkan sel-sel di hati untuk diubah jadi glukosa dan setelah itu dilepaskan ke aliran darah hingga mencapai level tertentu.

Ketika seseorang mengalami penurunan kadar gula darah yang sangat rendah, kemungkinan kerja pankreas menurun atau mengalami gangguan. Akibat gula darah rendah seseorang bisa kehilangan kesadaran atau pingsan. Gejala lain yang bisa timbul karena penurunan kadar gula darah yaitu pusing, keringat dingin dan berdebar, dan seperti orang linglung.

Berikut adalah beberapa tips untuk meningkatkan kadar gula darah:
Menghindari rokok dan konsumsi kafein
Jauhi minuman beralkohol
Kurangi olahraga berat
Banyak minum air putih
Konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran

Kadar gula darah tinggi

Kadar gula darah tinggi merupakan penyakit yang harus diwaspadai. Orang yang memiliki kadar gula tinggi harus memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, banyak sekali makanan yang menjadi pantangan.

Penyebab gula darah tinggi:

Aasupan gula yang terlalu banyak

Tubuh kita membutuhkan kalori sesuai aktifitas yang dilakukan. Jika aktifitas fisik tidak terlalu tinggi, maka kalori yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak. Tahukah Anda, dalam satu gelas teh manis saja mengandung 250-300 kalori. Apalagi ditambah nasi dan makanan ringan seperti gorengan.

Stres

Stres yang berlebihan juga dapat menyebabkan peningkatan kadar gula dalam darah. Sebab ketika stres tubuh akan memproduksi hormon epinephrine dan kortisol yang bisa membuat gula darah naik.

Kurang olahraga

Kurang olahraga bisa membuat tubuh jadi kurang semangat. Selain itu juga mengakibatkan naiknya kadar gula darah. Kalori yang ada di dalam tubuh tidak bisa terbakar sempurna jika tubuh kurang olahraga dan aktifitas fisik.

Akibat gula darah tinggi ini seseorang bisa terkena penyakit diabetes. Diabetes merupakan penyakit berbahaya yang bisa memicu komplikasi sehingga menimbulkan banyak penyakit lain di dalam tubuh.

Akibat gula darah rendah maupun akibat gula darah tinggi cukup berbahaya. Oleh karena itu kita harus senantiasa menjaga pola makan agar kadar gula di dalam darah tetap stabil.